
STIKes PGI Cikini Tingkatkan Kesadaran K3 Melalui Kegiatan Pemahaman dan Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bagi Civitas Akademika
STIKes PGI Cikini menyelenggarakan kegiatan Pemahaman dan Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Civitas Akademika pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan produktif melalui peningkatan pengetahuan serta kesadaran mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip K3.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STIKes PGI Cikini, Wakil Ketua Bidang Akademik, Wakil Ketua Bidang Non Akademik, para narasumber, Bapak dan Ibu staf pendidik serta tenaga kependidikan STIKes PGI Cikini, serta mahasiswa Program Studi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Program Studi D3 Keperawatan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai identifikasi potensi bahaya, pengendalian risiko, serta kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja dan kampus.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Wardani Adi Saputra, S.K.M sebagai General Affair di Rumah Sakit Primaya PGI Cikini. dengan topik “Pemahaman Dasar K3 (Standarisasi, Potensi Bahaya, Pengendalian, dan Implementasi dalam Risk Register)”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa tingginya angka kecelakaan kerja menjadi pengingat akan pentingnya penerapan K3 sebagai upaya melindungi tenaga kerja dari berbagai risiko dan bahaya di tempat kerja. Berbagai jenis bahaya seperti bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial perlu diidentifikasi dan dikendalikan secara tepat. Penerapan K3 yang baik tidak hanya mampu menurunkan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan serta mendukung efektivitas dan efisiensi operasional suatu organisasi.
Materi kedua mengenai “Penanggulangan Kebakaran” disampaikan oleh Bapak Nelim Sanjaya sebagai kordinator keamanan RS Primaya PGI Cikini. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya upaya pencegahan dan penanganan bahaya kebakaran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Peserta diperkenalkan dengan prinsip RACE dalam menghadapi situasi kebakaran, yaitu Rescue (menyelamatkan korban dari area berbahaya), Alarm (memberikan peringatan dan melaporkan kejadian), Confine the Fire (membatasi penyebaran api), serta Extinguish/Evacuate (melakukan pemadaman menggunakan APAR apabila kondisi aman atau melakukan evakuasi bila diperlukan).


Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilakukan di area terbuka dan aman. Pada sesi praktik ini, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung tata cara penggunaan APAR yang benar sebagai langkah awal dalam penanggulangan kebakaran.

Melalui kegiatan ini, STIKes PGI Cikini berharap seluruh civitas akademika memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan yang berkualitas.

