Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung STIKes PGI Cikini

Pada hari Senin, 23 Februari 2026, STIKES PGI Cikini mengukir tonggak sejarah baru melalui acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung STIKES PGI Cikini yang dihadiri oleh jajaran pengurus Yakes PGI Cikini, MPH-PGI, Pimpinan STIKes PGI Cikini, perwakilan lembaga mitra, serta mahasiswa/mahasiswi STIKES PGI Cikini Momentum ini menjadi wujud nyata komitmen Yayasan Kesehatan PGI Cikini dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Kristiani.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Ibadah yang dilayani oleh Liturgos Pdt. Ronald Tapilatu dan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Darwin Darmawan, yang mengingatkan seluruh hadirin bahwa setiap pembangunan harus berlandaskan iman, pengharapan, dan kasih. Dalam khotbahnya, beliau menegaskan bahwa pembangunan gedung ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembangunan generasi, karakter, dan masa depan pelayanan kesehatan yang memuliakan Tuhan.

Ibadah dilanjutkan dengan prosesi Peletakan Batu Pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan gedung baru STIKES PGI Cikini. Prosesi ini diwakili oleh para pemimpin dan tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam perjalanan institusi, yaitu: Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H selaku Ketua Umum Yayasan Kesehatan PGI Cikini, Pdt. Dr. (HC) Jackelyn Manuputty, M.Th selaku Ketua Umum MPH PGI, Pdt. Darwin Darmawan mewakili Pembina Yayasan Kesehatan PGI Cikini, Chris Kanter selaku Ketua Tim Negosiasi, dan Dr. Nouvy H. W, S,Kep., Ns., MPH selaku Ketua STIKES PGI Cikini.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Yakes PGI Cikini, Teras Narang. Diharapkan dengan dibangunnya gedung STIKES PGI Cikini yang baru akan menjadi tempat yang bermakna dalam rangka mengembang tugas pendidikan, secara khusus kesehatan. “Gedung ini nantinya tidak akan berarti manakala tidak disiapkan dengan baik, dari pengurusnya, para pendidik dan pimpinan STIKES. Sudah banyak lembaga pendidikan kesehatan di sekitar kita. Sebab itu, dengan tekad, kebersamaan, semangat, satu hati, serta sadar akan kelemahan, inilah yang menurut saya menjadi kata kunci bagaimana kita dapat memajukan sekolah ini,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini tidak sekadar simbol dari baja dan beton. Tetapi sebagai pondasi yang sejati yaitu integritas, disiplin ilmiah dan komitmen kepada kemanusiaan. Sebab itu, lanjut Pdt. Jacklevyn F. Manuputty, PGI akan terus berdoa, bermohon dan berharap dari tempat ini lahir tenaga kesehatan yang unggul, kokoh secara spiritual, berani membela pasien yang tidak bersuara, dan setia kepada sumpah profesinya. Momen peletakan batu pertama ini menjadi tanda komitmen bersama untuk menghadirkan sarana pendidikan yang unggul, profesional, dan berdampak bagi masyarakat luas. Dengan semangat kebersamaan dan visi pelayanan, seluruh unsur yayasan, pimpinan, dan jemaat bersatu hati mendukung terwujudnya pembangunan ini.

Acara ditutup dengan doa dan berkat penutup yang disampaikan oleh Pdt. Lenta Simbolon dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), yang memohon penyertaan Tuhan atas seluruh proses pembangunan hingga penyelesaiannya kelak.

Kiranya peletakan batu pertama ini menjadi awal yang baik bagi terwujudnya Gedung STIKes PGI Cikini sebagai pusat pendidikan tenaga kesehatan yang profesional, berlandaskan kasih Kristus, dan siap melayani bangsa dan negara.